Slider

Kemitraan untuk kesejahteraan

Prospera melanjutkan dua dekade dukungan Australia untuk pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan dan inklusif di Indonesia. Prospera menerapkan unsur penting kemitraan strategis komprehensif dalam hubungan antara kedua negara.

Prospera bekerja sama dengan sekitar 30 kementrian/lembaga pemerintah Indonesia untuk menyediakan analisis dan bukti sebagai dasar penyusunan kebijakan. Masukan dari Prospera membantu meningkatkan pendapatan dan belanja pemerintah, pasar, sektor keuangan, perhubungan, dan lembaga sektor pemerintah di Indonesia.

Prospera menggabungkan para konsultan yang memiliki pengetahuan mendalam tentang Indonesia dengan para konsultan lain yang memiliki pengalaman di pelayanan publik di Australia atau pasar negara berkembang.

Prospera adalah kemitraan antara Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, yang didanai hibah. Program ini dilaksanakan oleh Cardno, sebuah perusahaan penyedia jasa profesional dari Australia.

Area kerja

Peluang kerja sama ekonomi

Prospera yakin kemitraan ekonomi yang erat antara Australia dan Indonesia mampu mendorong kesejahteraan melalui penciptaan  peluang-peluang yang menguntungkan bagi penduduk di kedua negara.

Perdagangan barang antara kedua negara ini mencapai lebih dari A$10 milyar per tahun. Pada tahun 2017, total ekspor Indonesia ke Australia mencapai A$4.2 milyar, termasuk di dalamnya minyak bumi, kayu, pakaian, peralatan listrik, dan kertas.

Australia banyak berinvestasi di perekonomian Indonesia sehingga tercipta lapangan kerja baru, peluang usaha, dan alih keterampilan. Pada tahun 2017, penanaman modal asing perusahaan Australia di Indonesia naik menjadi A$680 milyar, yang merupakan angka tertinggi selama tiga tahun terakhir.

Satu dari empat pelajar Indonesia yang kuliah di luar negeri memilih Australia sebagai negara tujuannya. Sepanjang tahun 2016-2017, lebih dari 20.000 pelajar Indonesia terdaftar di universitas dan pusat pelatihan kejuruan kelas dunia di Australia.

16

LEMBAGA AUSTRALIA

30

MITRA INDONESIA